Friday, 1 March 2013

Pelajar Boyolali Tampilkan "Gema Merapi" di Eropa



BOYOLALI, KOMPAS.com--Sebanyak 20 perwakilan pelajar dan duta wisata Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, telah mempersiapkan diri untuk menampilkan kesenian tradisional dengan tema "Gema Merapi" keliling ke negara Eropa.
20 delegasi kesenian asal Boyolali tersebut terdiri dari 15 pelajar SMA, dua orang duta wisata, dan tiga orang seniman sudah mempersiapkan diri berangkat ke Eropa," kata Kasi Kesenian, Bahasa, dan Film, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Boyolali Naniek Iriawati di Boyolali, Senin.
Menurut Naniek Iriawati, perwakian duta seni asal Boyolali tersebut rencana tampil di tiga negara Eropa yakni Perancis, Italia, dan Belanda.
Pada kemasan kesenian yang akan ditampilkan di negara Eropa tersebut terdiri dari berbagai kesenian lokal Boyolali dengan dikolaborasi dengan tarian nasional dengan lambang negara seperti bendera merah putih.

"Kami saat ini, sedang mengambil filmnya sebuah kemasan seni budaya kearifan Gunung Merapi. Dalam bentuk film itu, dipromodikan sebelum mereka tampil ke Eropa," katanya.
Menurut dia, dengan mengambil kemasan seni budaya lokal Merapi tersebut, karena gunung itu, teraktif di dunia. Kearifan budaya lokal kawasan Merapi itu, dikemas bentuk sendratari.
"Seni budaya lokal itu, mulai dari acara ritual sedekah gunung yang dilakukan warga lereng Merapi, kemudian bersih-bersih desa. Setelah itu, tarian dolanan anak seperti tari jaranan, rondak tetek, tayub, dan lagu-lagu yang mempromosikan Boyolali," katanya.
Menurut dia, dalam acara sedekah gunung tersebut menggambarkan warga lereng Merapi memohon perlindungan kepada Tuhan Yang Maha Esa dari bencana erupsi gunung teraktif di Dunia itu.
Para pelajar yang menjadi duta seni Boyolali, rencana diberangkatkan ke Eropa pada tanggal 23 Juni mendatang. Kegiatan ini, diharapkan dapat mempromosikan kesenian lokal Boyolali khusus dan Indonesia pada umumnya ke negara lain.
Bahkan, bagi para pelajar di Boyolali yang terpilih menjadi delegasi duta seni ke luar negeri ke depan bisa berkembang, serta muncul siswa-siswa yang menjadi andalan kota ini.
Salah satu perwakilan yang terpilih menjadi duta seni, Elisabet Putri (16) pelajar SMAN 2 Boyolali, mengatakan, dirinya sangat senang bisa terpilih menjadi duta seni perwakilan pelajar Boyolali, karena harus bisa menyingkirkan 120 siswa yang mengikuti audisi.
"Saya terus rajin berlatih untuk mempromosikan tarian budaya lokal asal Boyolali ke Eropa. Kegiatan ini, tidak mengganggu kegiatan belajar saya," kata Elisabet.
Menurut dia, terpilihnya sebagai duta seni tersebut merupkan kebanggaan dirinya selain sebagai pengalamannya, juga bisa ikut mempromosikan potensi yang ada di kota ini.
"Saya berharap teman-teman bisa menjadi duta seni, dengan belajar tekun menonjolkan kelebihannya dalam ilmu pengetahuan dan seni budaya," katanya.

sumber : Kompas

No comments:

Post a Comment